Perjalanan Mencari Cahaya

Di sekolah kita dipelajari bahwasanya tumbuhan itu memerlukan cahaya untuk hidup dan berfoto sintesis. ada berbagai cara untuk membuktikan teori tersebut salah satunya yang akan saya jelaskan pada kesempatan kali ini.

Pertama cobalah kita menanam kentang pada pot yang berukuran kecil kemudian tunggulah beberapa saat atau beberapa hari hingga kentang yang kita tanam tersebut tumbuh tunas.

Kemudian ambillah sebuah kotak atu dus yang sekiranya kalau kita meletakkan pot tersebut muat dan kotak tersebut masih bisa di beri sekat sebanyak dua atau tiga.

Letakkan pot yang berisi kentang yang sudah bertunas tersebut di sisi sebelah kanan atau kiri (pilih salah satu). Lalu buatlah sekat yang satu sekat bawahnya agak terbuka di bagian bawah dan sekat yang ke dua sekat atasnya agak terbuka.

Kemudian tutuplah kotak atau dus yang tersebut dan letakkan di dedak jendela.
setelah beberapa hari tunas tersebut akan menemukan jalan ke arah cahaya dalam ruang gelap itu. Tumbuhan memiliki sel-sel yang peka cahaya yang mengendalikan arah pertumbuhannya. meskipun hanya sedikit cahaya yang masuk ke kotak atau dus tersebut namun sudah cukup untuk menyebabkan tunas tersebut melengkung.
daun itu nampaknya pucat karena dalam gelap tidak dapat membentuk hijau daun yang penting bagi pertumbuhannya.

nb. jika kita meletakkan pot di dalam kotak sebelah kanan maka kita harus melubangi bagian kotak yang sebelah kiri dan juga sebaliknya.

Posted on 18 Agustus 2011, in IPA. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: